QE 3 Jadi Dilakukan, Harga Emas Kembali Melonjak

Kitco gold index KGX chart
Seperti yang sudah diperkirakan sebelumnya bahwa apabila QE 3 jadi dilakukan maka harga emas kembali terdorong naik.

Harga Emas kembali melonjak, menyusul keputusan oleh  Federal Open Market Committee (FOMC) untuk melakukan  pelonggaran kuantitatif putaran ketiga (QE3) yang dirancang untuk membantu meningkatkan pasar tenaga kerja.Seperti yang sudah diperkirakan sebelumnya bahwa apabila QE 3 jadi dilakukan maka harga emas kembali terdorong naik.

The Federal Reserve mengatakan akan membeli $ 40 miliar mortgage-backed securities dalam program terbuka dan dilanjutkan dengan "Operation Twist," yang mana swap keluar pendek sekuritas untuk efek jangka panjang, serta menginvestasikan kembali hasil dari jatuh tempo surat berharga. Selain itu, The Fed juga mempertahankan suku bunga tetap pada angka 0.25% sampai pertengahan-2015.


» Read More...

BI larang gadai emas untuk investasi

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) akhirnya mengatur bisnis gadai emas. Setelah mengedarkan surat pembinaan ke seluruh bank syariah pada akhir tahun 2011 lalu, regulator perbankan itu akan mengeluarkan Surat Edaran (SE) di akhir Januari ini. BI bukan cuma menetapkan sederet rambu-rambu, juga menyiapkan sanksi tegas bagi bank yang melanggar.

Direktur Direktorat Perbankan Syariah BI, Mulya Effendi Siregar mengatakan, inti aturan ini adalah, mengembalikan bisnis gadai emas ke asal muasalnya, yakni pinjaman mendesak untuk masyarakat yang membutuhkan dana. "Kami tidak akan mengizinkan praktek gadai emas untuk investasi," ujarnya, Kamis (5/1). Artinya, skema produk seperti Kebun Emas dan kepemilikan logam mulia tak lagi boleh dipasarkan.

Untuk menegakkan aturan, BI akan memeriksa bank secara acak dan berkala. Ada sanksi bagi bank yang menabrak rambu-rambu. Mulai dari sanksi administratif dan surat peringatan, hingga mencabut izin layanan gadai emas.

BI sejauh ini belum bersedia menjelaskan metode pengawasan atas gadai emas bermotif investasi. Tapi sumber KONTAN di kalangan bankir syariah mengatakan, BI tidak akan kesulitan mengendus penyimpangan.

Menurut dia, inti skema investasi emas ada di gadai berungkit. Nasabah menggadai emas untuk belanja emas, dan seterusnya. Praktik ini marak, karena banknya aktif memfasilitasi. "Jika ada nasabah yang bisa gadai emas untuk kedua kali dan seterusnya, tanpa menebus gadai yang pertama, bank bisa terindikasi melayani gadai untuk investasi," katanya.

Untuk membedakan spekulan dan nasabah yang membutuhkan uang, bank syariah bisa menggunakan sistem informasi debitur. Dari verifikasi ini akan terlihat rekam jejak nasabah yang hendak melakukan gadai, apakah memiliki tanggungan emas di bank lain yang belum dia tebus. Jadi, bank tidak bisa beralasan tidak tahu kalau dirinya dimanfaatkan nasabah spekulan.

Menetapkan rasio LTV

Selain mengembalikan gadai emas ke jalan yang lurus, BI juga menetapkan rasio loan to value (LTV) maksimal 80%. Jadi, bank hanya boleh menyalurkan dana sebesar 80% dari nilai emas yang digadai.
BI juga berencana membatasi plafon pembiayaan dan porsi gadai emas. Saat ini besarannya sedang dikaji. "Kami pernah meminta maksimal Rp 100 juta. Angka ini belum final," tambahnya.

Direktur Kepatuhan Bank BNI Syariah, Imam T Saptono mengatakan, pihaknya terus melakukan pembenahan. "Bisnis gadai emas memang rentan untuk disalahgunakan. Karena itu kami sesuaikan dengan keinginan BI biar bisnis ini aman," ujarnya.

Direktur Utama Bank Syariah Mega Indonesia, Beny (BSMI) Witjaksono meminta BI agar tidak membatasi plafon gadai. Kalaupun harus membatasi, BI harus mempertegas, pembatasan plafon hanya untuk gadai yang konsumtif. "Jika tujuan produktif jangan dibatasi, karena banyak pengusaha menyimpan duit dalam bentuk emas. Bila pesanan datang mereka gadai emas," ujarnya.

Sumber : Kontan

» Read More...

Harga Emas Ditutup Pada $1,812.50


Harga emas hari ini Sabtu 11 September 2011 kembali naik setelah dalam perdagangan tadi malam (WIB) harga emas duni ditutup kembali naik ke level $1,812.50 . Angka tersebut naik tipis $22.80 mengingat pada hari sebelumnya  perdagangan ditutup pada posisi $1,789.80. Sebenarnya harga emas bisa naik hingga $29.30 namun karena penguatan US Dollar memaksa emas hanya mampu naik ke level $1,812.50.

Lalu bagaimanakah prediksi harga emas selanjutnya?

Dari survey yang dilakukan kitco.com 28 dari 34 merespon. Dari 28 peserta tersebut 9 peserta berpendapat harga akan naik, 15 peserta berpandangan harga akan turun sedangkan 4 peserta lainnya menyatakan harga akan bergerak miring (berubah-ubah).

Akankah harga emas kembali menyentuh $1,900 bahkan menciptakan rekor baru, ataukah justru malah kembali turun ke level $1,700an ? Kita tunggu saja.


» Read More...

Emas Masih Berpotensi Naik Ke Level $1,918 pekan ini

Sentimen Amerika Serikat  dan Eropa dinilai pasar masih tetap menjaga trend kenaikan harga emas dunia. Oleh karena itu, sebuah penurunan semata merupakan koreksi normal. Emas berpotensi naik ke level US$1.918 pekan ini.


Periset dan analis PT Monex Investindo Futures Daru Wibisono memaparkan bahwa  pasar menanggapi biasa-bisa saja atas pidato Presiden AS Barack Obama, pada Kamis (8/9) malam dan pidato gubernur Bank Sentral AS The Fed Ben Bernanke. Tidak ada hal-hal yang khusus.

Bahkan menurut Daru, pasar juga sudah mengantisipasi sebelumnya atas angka proposal Obama senilai US$447 miliar untuk sektor tenaga kerja. “Karena itu, emas dirasa masih potensial naik seiring pasar yang diliputi faktor global baik dari AS maupun dari Eropa,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Jumat (9/9).

Masih paparan Daru, memang pidato Obama juga memberikan dampak positif karena ada niat baik untuk menstimulus ekonomi melalui sektor tenaga kerja. Tapi, pasar melihat berbeda niat baik itu. “Obama dinilai oleh pasar tidak memberikan detil rinci perihal stimulus itu,” ujar Daru. “Pasar menginginkan seperti apa pendistribusiannya. Lembaga mana dan siapa yang mengontrolnya.”

Sedangkan di sisi lain, Gubernur The Fed Ben Bernanke, banyak bicara mengenai hal-hal positif tapi tidak juga mengutarakan rinciannya. Perihal Quantitative Easing (QE), Bernanke baru akan mengutarakannya pada Federal Open Market Committee (FOMC) Meeting, pada Kamis (22/9). “Karena itu, market masih wait and see sehingga gonjang-ganjing,” paparnya.

Situasi Eropa pun, ditegaskan Daru masih mendukung penguatan harga emas setelah European Central Bank (ECB) dan Bank of England (BoE) mempertahankan suku bunga acuannya masing-masing 1,5% dan 0,5%. Apalagi, Presiden ECB Jean-Claude Trichet menyatakan, pejabat tinggi di kawasan Eropa mau tidak mau, harus memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi.

Pernyataan itu bernada dovish, bersifat negatif bagi mata uang euro. Dalam konteks suku bunga, dovish cenderung mempertahankan suku bunga atau justru diturunkan. Sedangkan nada hawkish mendukung kebijakan pengetatan moneter berupa kenaikan suku bunga. “Karena itu, euro melemah tajam dibandingkan mata uang utama lainnya,” ungkap Daru.

Pelemahan itu, dikatakan Daru, jadi kesempatan untuk mengalihkan aset-aset berisiko ke aset yang lebih aman seperti emas. Karena itu, emas kembali menguat US$7,61 (0,41%) ke level 1.877,47 per troy ounce pada Jumat (9/9) pukul 14.50 WIB.

Sementara itu, dari Inggris, dengan dipertahankannya suku bunga di level 0,5%. Sebab, data-data fundamental ekonomi negara persemakmuran itu belakangan ini, menunjukkan angka yang kurang bagus. “Dari Eropa dan Inggris saja sudah memperlemah mata uangnya dan otomatis memperkuat emas,” tutur Daru.
Karena itu, dalam sepekan ke depan, Daru memperkirakan, volatilitas harga emas berpeluang tinggi. Kisaran Fibonacci yang digunakan pun adalah harga tertinggi 23 Agustus 2011 hingga level terendah pada 25 Agustus.

Menurutnya, resistance emas di level US$1.912 (level tertinggi 23 Agustus). Tapi, sebelum mencapai tersebut, target resistance terdekatnya di level US$1.880-US$1.890. Jika menggunakan Fibonacci Projection, penguatan emas berikutnya yang logis di level US$1.918 di atas level retracement 61,8%. “Tapi, tidak tertutup kemungkinan emas mencapai US$1.920 dalam sepekan ke depan,” ucap dia.
Sementara itu, lanjutnya, level support emas berada di level US$1.830 per troy ounce (level Fibonacci Retracement 38,2%). Support terdekatnya di level US$1.860 (level retracement 23,6%) dan level retracement 50% di level US$1.807. “Sedangkan retracement untuk jaga-jaga 61,8% di level US$1.782,” urai Daru.

Dia menegaskan, harga emas cenderung naik. Kalaupun terjadi koreksi, merupakan koreksi normal dalam sebuah pergerakan naiknya. Walaupun, emas sempat mengalami koreksi tajam US$200-an poin per troy ounce pada Selasa (23/8) hingga Kamis (25/8) dari level US$1.900 ke level US$1.700. “Tapi, ini masih dianggap koreksi sementara dan wajar,” paparnya.

Karena itu, dalam situasi ini, bagi yang sudah punya posisi, direkomendasikan hold. Tapi, bagi yang ingin masuk, bisa membeli di level-level support US$1.830 dan US$1.807. Hanya saja, menurutnya, dana harus disisakan untuk mengambil posisi di level US$1.782.

Untuk jangka pendek, pelaku pasar bisa beli di level support US$1.860. Semakin dekat level supportnya, semakin besar dana yang dialokasikan. Sebab, emas akan segera kembali naik. Terhitung sejak 25 Agustus, emas belum mengalami koreksi yang signifikan. “Emas hanya konsolidasi dalam emapat hari pada awal September, setelah itu belum memberikan sinyal turun,” beber Daru.

Sedangkan posisi jual, ditambahkan Daru, bisa dilakukan di level US$1.912 atau US$1.918 dengan tetap memperhatiakn risk management-nya. Di level US$1.880-US$1.890 lebih baik hold saja dulu sambil menunggu perkembangan baru dari ekonomi global pekan ini. “Sebab, perkembangan baru akan memberikan petunjuk baru bagi arah pasar emas,” imbuhnya.


KebunEmas.com

» Read More...

Inilah Tips Membeli Emas


Berinvestasi emas ternyata tidak bisa sembarang saja dilakukan dengan cara beli, beli, dan terus beli ketika harga sedang turun. Sebelum membeli, investor harus tahu kapan emas akan dijual.
Kenapa begitu? Stock and Option Strategist Profit Guide Institute Doni Prabawa, di Jakarta, Sabtu (10/9/2011), memberikan beberapa tips penting dalam berinvestasi logam mulia.
Pertama, ia menyarankan, jangan membeli emas denga cara ”membabi buta” saat ada kesempatan. ”Perhatikan pola pergerakan (harga emas). Gunakan money management yang baik,” ujar Doni kepada Kompas.com.

Apa maksudnya money management yang baik? Doni menuturkan, jika masyarakat mempunyai dana, misalnya Rp 100 juta, jangan semuanya dihabiskan untuk membeli emas. Sebaiknya dana dibagi untuk investasi yang lain. ”Ya diversifikasi (investasi),” tambah dia.
Kedua, masyarakat harus ingat atau selalu berasumsi bahwa emas tetap merupakan komoditas yang harganya bisa naik dan turun. ”Sebelum membeli emas, kita harus tahu kapan kita mau jual,” ujar Doni.  Hal ini harus diketahui, baik dalam kondisi rugi maupun untung.

Lalu, kapan waktu terbaik dalam membeli emas? Terhadap ini, Doni memiliki sejumlah tips tambahan. ”Perhatikan indikator-indikator teknikal. Maksudnya, kita perlu lihat grafiknya,” ujar penulis buku dengan judul Investasi Saham Aman dan Menyenangkan terbitan Elex Media Komputindo ini.

Syarat tersebut merupakan syarat dasar di mana investor dapat melihat historis harga emas melalui, misalnya, analisis teknikal Elliott Wave. Kemudian, kombinasikan analisis teknikal dengan faktor fundamental. Maksudnya, investor harus awas dengan info-info pasar dan berita-berita yang ada. Maklum saja, harga emas yang kian tinggi sekarang ini, karena dipengaruhi oleh kondisi krisis yang dialami oleh Uni Eropa dan Amerika Serikat. Jadi, pelaku pasar harus tahu ini juga.

KebunEmas.com


Menurut Doni, kemungkinan harga emas naik cukup besar. Untuk tahun ini saja, ia memprediksi harga emas berpeluang menyentuh 2.000 dollar AS per troy ounce (setara dengan 31,1 gram).
Past 10 years (selama satu dekade), awal November hingga akhir Februari, emas selalu positif (pergerakan harganya),” ungkap dia menunjukkan peluang harga emas untuk terus naik menjelang akhir tahun itu terbuka melihat sisi historisnya.
Apalagi ditambah dengan kondisi krisis di AS dan Eropa. ”Sering faktor fundamental dengan teknikal (itu) klop,” tambahnya, ”dengan (tips) ini kita enggak beli (emas) anytime,” sebut Doni.

Jurus Cerdas Berkebun EMAS, strategi berinvestasi EMAS dengan cara yang tidak pernah Anda Fikirkan
Sumber : kompas.com

» Read More...

Gadai Emas Batal Dibatasi

Sempat berencana membatasi aturan bisnis gadai emas perbankan syariah, Bank Indonesia (BI) memutuskan hanya meminta Bank Syariah menyempurnakan standard operating procedure (SOP) mereka.

Ini menjadi cara mengantisipasi risiko penurunan harga emas. Dalam berita resminya Direktur Direktorat Perbankan Syariah BI Mulya siregar menjelaskan, pembenahan SOP merupakan bentuk imbauan agar bank meningkatkan kehati-hatiannya mengelola risiko.

Penyempurnaan SOP sebagai respons perkembangan gadai emas untuk investasi atau lebih dikenal skema kebun emas. Bank syariah wajib menyampaikan portofolio bisnis dan pembenahan SOP akhir September ini.

"Kami sepenuhnya menyerahkan pembenahan SOP pada bank masing-masing. Kalau terlalu diatur menyebabkan perbankan syariah tidak kreatif," ujarnya.

Meski menyerahkan sepenuhnya pembenahan SOP ke bank, bukan berarti BI lepas tangan. BI akan mengatur bila harga emas turun signifikan dan mengakibatkan rasio kecukupan modal (CAR) bank syariah anjlok hingga delapan persen.

Cemasnya BI terhadap penurunan harga emas bukan tanpa sebab. Pada tahun 2008-2009, harga logam mulia ini pernah anjlok hingga 41,5 persen. Kondisi semacam ini mungkin saja terulang, sehingga perlu diantisipasi resikonya.


KebunEmas.com

» Read More...

Terbanyak Dibaca

Kirimkan Informasi Harga Emas Via Email: